Tujuan dari ngaben di bali

Setelah tahu apa latar belakang upacara Ngaben, dapat dirumuskan tujuan dan tujuan upacara. Secara garis besar, itu berarti Ngaben:
Untuk proses mengembalikan atau mengembalikan unsur-unsur yang membuat tubuh atau ragha ke asal di alam, dan
Untuk menyampaikan kepada sifat Atma Pitra dengan memutuskan keterikatan dengan duniawi entitas (ragha sarira).

Dalam perjalanan Atma, maka pasokan diperlukan atau “Beya” yang merupakan oleh-oleh untuk adik keempat yang menunggu dalam bentuk tegang, yaitu: Dorakala, Mahakala, Jogor Manik, Suratma. Dengan saham atau diharapkan Beya Atma dapat kembali dengan aman.

Maka tujuannya adalah untuk ragha sasira upacara Ngaben dengan cepat dapat kembali ke rumah mereka di alam ini dan ke Atma aman bisa pergi ke alam Pitra.

Oleh karena itu, Ngaben benar-benar tidak dapat menunda. Jadi harus segera meninggal diaben.

agama Hindu di India telah menerapkan cara ini sejak waktu yang lama. Para mengabenkan Yudhistira para pahlawan yang meninggal di ladang pertempuran di Tegal Kurusetra, langsung hanya dengan saraa “Chess Wija.” Para pangeran dari India seperti Mrs Indira Gandhi, dalam waktu singkat sudah diaben. Tak satu pun dari menjelimet Upakara, hanya pperlu “Pancaka” tungku perapian, kayu harum sebagai kayu api dan melihat mantram-mantram atau mantra terus-menerus melayang.

agama Hindu di Bali juga, pada prinsipnya, ikuti cara. Hanya saja masih memberikan alternatif untuk menunggu beberapa saat. Diberikan untuk menunggu beberapa saat, mungkin dimaksudkan untuk pengumpulan kerabat, menunggu hari yang baik dengan sasih (bulan) dan lain-lain. tetapi tidak menunggu lebih dari setahun, jika disahkan bisa patah Sawa Bhuta itu. Jadi sebenarnya kita berada di Bali diberi kesempatan tidak hanya sepanjang tahun.

Sambil menunggu setahun untuk diaben, Sawa harus dipendhem (dimakamkan) di Setra (kuburan). Untuk tidak menyebabkan hal yang tidak diinginkan, Sawa yang membuat pangentas tirtha dipendhempun upacara (air suci). Dan proses kembali ke alam ragha sarira akan menjalankan peran maphendem dalam upacara ini.

Jadi pada dasarnya keperluan upacara Ngaben, yaitu:
Melepaskan Atma dari ikatan duniawi.
Untuk mendapatkan keselamatan dan kenikmatan.
Untuk mendapatkan pagi Pitra surgawi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s